Tips Praktis Memilih Konsultan Digital Marketing yang Tepat

Bagi Anda yang tertarik menggunakan jasa konsultan digital marketing bagi bisnis, berikut kami bagikan 4 tips penting dalam memilihnya:

Tanyakan, Apakah Aktivitas Konsultan Tersebut Berdasarkan “Data” & “Hasil Riset”?

Tips pertama yang harus Anda perhatikan adalah apakah jasa konsultan digital marketing yang Anda pilih bekerja berdasarkan data & hasil riset.

Ini menjadi penting karena dewasa ini hampir semua keputusan bisnis wajib berlandaskan data, sehingga bisnis Anda pun harus mempertimbangkannya.

Konsultan digital marketing yang baik adalah konsultan yang paham akan ruang lingkup pekerjaannya berdasarkan data-data yang bertebaran di internet.

Selaraskan Antara “Tujuan & Objektif” Bisnis Anda dengan yang Layanan Konsultasi Tawarkan

Tips kedua dalam memilih jasa konsultan digital marketing yang tepat adalah dengan mempertimbangkan seperti apa perspektif si konsultan terhadap bisnis Anda.

Apakah layanan yang mereka tawarkan fokus terhadap tujuan yang Anda harapkan, atau malah tidak sama sekali.

Triknya, hal ini dapat Anda perhatikan ketika baru pertama kali mengadakan sesi diskusi. Di sini Anda dapat memperhatikan bagaimana alur, proses, serta cara kerja si konsultan dalam menggapai hasil.

Simak, Apakah Gambaran Strategi yang Direkomendasikan oleh Konsultan Sejalan dengan “Kebutuhan Bisnis & Tren Pasar” Saat Ini?

Tips selanjutnya adalah Anda harus mampu menganalisis apakah gambaran strategi yang konsultan digital marketing tersebut sarankan rasional?.

Rasional di sini maksudnya adalah rekomendasi tersebut apakah sejalan dengan kebutuhan bisnis dan juga tren pasar yang tengah berjalan.

Hal ini menjadi penting mengingat ada banyak sekali sektor industri & bisnis dengan produk/jasa yang beragam, tentu “Treatment” yang konsultan berikan pun harus berbeda-beda.

• Perhatikan “Portofolio, Testimoni, dan Rekam Jejak” yang Konsultan Digital Marketing Miliki

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah Anda harus jeli dalam melihat portofolio, testimoni, dan juga rekam jejak yang konsultan miliki.

Beberapa hal yang dapat Anda analisis seperti siapa saja yang pernah jadi klien, bagaimana tanggapan mereka, seperti apa perubahan yang terjadi, bagaimana hasilnya, dan sebagainya.